PENGANTAR
KOMPUTASI MODERN
Nama
: Aldi Aprijal Pratama
NPM
: 50414737
Cloud
Computing atau komputasi awan suatu penggabungan dari pemanfaatan teknologi
komputer dan pengembangannya yang berbasis internet. Komputasi awan sering
sekali ditemukan diperusahaan-perusahaan besar, tujuannya agar pengguna dapat
mengakses data kapan saja dan di mana saja tanpa adanya batas dan yang lebih
penting adanya koneksi internet. Cloud computing dibagi menjadi tiga
yaitu: "Aplikasi", "storage", dan "konektivitas"
Setiap segmen memiliki tujuan yang berbeda dan menawarkan produk yang berbeda
untuk pebisnis dan individu di seluruh dunia. Cloud computing memungkinkan
konsumen dan pebisnis untuk menggunakan aplikasi tanpa instalasi dan mengakses
file pribadi mereka di komputer manapun dengan akses internet. Teknologi ini
memungkinkan untuk komputasi yang jauh lebih efisien dengan memusatkan
penyimpanan data, pengolahan dan bandwidth.
Menurut
jurnal yang dipublikasikan IEEE :
Internet
Computing / Cloud Computing adalah suatu paradigma dimana informasi secara
permanen tersimpan di server internet dan tersimpan secara sementara di
komputer pengguna (client) termasuk di dalamnya adalah desktop, komputer
tablet, notebook, handheld, sensor-sensor, monitor dan lain-lain.
Contoh
Cloud Computing
Cloud
computing saat ini sedang populer, namun apa contoh dari Cloud Computing itu,
berikut adalah lima contoh dari sekian banyak Cloud Computing saat ini:
·
Email
Email
adalah salah satu alat komunikasi yang sudah cukup lama ada. Dalam email
tersimpan data-data pada saat kita mengirimkan atau menerima data. Yang berupa
tulisan atau file. Data-data tersebut dapat kita akses sewaktu-waktu kita
perlukan , tanpa kita harus menyimpan data tersebut pada komputer pribadi
sendiri. Orang lain juga dapat mengakses data tersebut tapi tentunya yang hanya
menerima email itu saja.
·
Data
storage online
Penyimpanan
data pada komputer personal tentu akan santa terbatas. Jika harus membeli
server sendiri amat sangat mahal sekali. Oleh sebab itu saat ini kita dapat
menyewa atau bahkan ada yang menyediakan server gratis yang dapat kita akses
secara online. Contohnya adalah Humyo, ZumoDrive, Microsoft’s SkyDrive, S3 from
Amazon, dan masih banyak yang lain.
·
Colaboration
Tools
Penkolaborasian
data sering kali diperlukan. Karena data yang ingin kita simpan bermacam-macam
jenisnya dan fungsinya. ada banayk tools yang dapat digunakan. Conothnya adalah
Spicebird, Mikogo, Stixy and Vyew t.
·
Virtual
Office
Sering
kita memerlukan office untuk memproses data-data. Saat ini kita dapat
menggunakan office tidak hanya yang sudah terinstall namun kita juga dapat
menggunakan office yang disediakan secara online. Contohnya antara lain Ajax13,
ThinkFree and Microsoft’s Office Live.
·
Kekuatan
ekstra processing
Bila
membutuhkan kekuatan untuk memproses secara cepat tanpa perlu membeli perangkat
tambahan maka salah satu solusinya adalah Amazon’s EC2 virtual computing ini
juga dapat diatur sesuai dengan kebutuhan individu masing -masing orang. Contoh
yang lain adalah AbiCloud, Elastichosts and NASA’s Nebula platform.
PENGANTAR
KOMPUTASI GRID
Grid
Computing atau Komputasi Grid merupakan salah satu dari tipe Komputasi
Paralel, adalah penggunaan sumber daya yang melibatkan banyak komputer terpisah
secara geografis namun tersambung via jalur komunikasi (termasuk Internet)
untuk memecahkan persoalan komputasi skala besar. Semakin cepat jalur
komunikasi terbuka, maka peluang untuk menggabungkan kinerja komputasi dari
sumber-sumber komputasi yang terpisah menjadi semakin meningkat. Dengan
demikian, skala komputasi terdistribusi dapat ditingkatkan secara geografis
lebih jauh lagi, melintasi batas-batas domain administrasi yang ada.
Berbeda
dengan cloud computing, Komputasi grid menggunakan komputer yang terpisah oleh
geografis, didistibusikan dan terhubung oleh jaringan untuk menyelasaikan
masalah komputasi skala besar. Dalam hal bisa disebut sebagai parallel
computing baik itu secara riil maupun virtual.
Secara
generik, keuntungan dasar dari penerapan komputasi Grid, yaitu:
· Perkalian dari sumber daya: Resource
pool dari CPU dan storage tersedia ketika idle.
·
Lebih cepat dan lebih besar: Komputasi
simulasi dan penyelesaian masalah apat berjalan lebih cepat dan mencakup domain
yang lebih luas.
·
Software dan aplikasi: Pool dari
aplikasi dan pustaka standard, Akses terhadap model dan perangkat berbeda,
Metodologi penelitian yang lebih baik.
·
Data: Akses terhadap sumber data global,
dan Hasil penelitian lebih baik
Arsitektur
GRID Computing
GRID
COMPUTING dibangun dengan jalan menggabungkan sistem-sistem komputasi grid yang
berada di institusi-institusi penelitian (GRID-2, 3, 4) menjadi satu kesatuan.
Konfigurasi perangkat keras dan perangkat lunak masing-masing sistem di tingkat
institusi dapat berbeda, namun dengan mengoperasikan teknologi grid computing
seperti GT4 pada simpul-simpul penghubung dari masing-masing sistem,
keseluruhan sistem membentuk satu kesatuan infrastruktur komputasi grid. Dengan
konfigurasi seperti ini, jika dibutuhkan,pengguna di suatu institusi dapat
memanfaatkan sumber daya komputasi yang berada di luar institusinya.
Komponen-komponen
penting :
1. GRAM:
Grid Resource Allocation & Management
Komponen
ini bertanggung jawab dalam mengelola seluruh sumber daya komputasi yang
tersedia dalam sistem komputasi grid. Pengelolaan ini mencakup eksekusi
program pada seluruh komputer yang tergabung dalam sistem komputasi grid, mulai
dari inisiasi, monitoring, sampai penjadwalan (scheduling) dan koordinasi antar
proses.
2. RFT/GridFTP:
Reliable File Transfer/Grid File Transfer Protocol
Komponen
ini memungkinkan pengguna mengakses data yang berukuran besar dari
simpul-simpul komputasi yang tergabung dalam sistem komputasi grid secara
efisien dan dapat diandalkan.
3. MDS:
Monitoring & Discovery Service
Komponen
ini memungkinkan pengguna sistem GT4 melakukan monitoring proses komputasi yang
tengah berjalan sehingga masalah yang timbul dapat segera diketahui.
4. GSI:
Grid Security Infrastructure
Komponen
ini bertanggung jawab atas keamanan sistem komputasi grid secara keseluruhan.
Sistem keamanan GT4 dibangun atas komponen-komponen standar keamanan yang telah
teruji, yang mencakup proteksi data, autentikasi, delegasi, dan autorisasi.
Konfigurasi dasar GT4 mengasumsikan baik pengguna maupun layanan menggunakan
standar keamanan yang menggunakan standar kunci publik X.509.
VIRTUALISASI
Virtualisasi
dibidang komputer adalah sebuah teknologi, yang memungkinkan untuk membuat
versi virtual yang bersifat fisik, contohnya sistem operasi, storge data atau
sumber daya jaringan. Disini memiliki Hypervisor yang gunanya untuk memproses
sebuah software atau firmware. Virtualisasi adalah membuat sebuah simulasi
dari perangkat keras, sistem operasi, jaringan maupun yang lainnya. Di bidang
teknologi informasi, virtualisasi digunakan sebagai sarana untuk improvisasi
skalabilitas dari perangkat keras yang ada.
Dengan
virtualisasi, beberapa sistem operasi dapat berjalan secara bersamaan pada satu
buah komputer. Hal ini tentunya dapat mengurangi biaya yang harus dikeluarkan
oleh sebuah perusahaan.
Perangkat
lunak yang digunakan untuk menciptakan virtual machine pada host machine biasa
disebut sebagai hypervisor atau Virtual Machine Monitor (VMM). Menurut Robert P.
Goldberg dalam tesisnya yang berjudul Architectural Principles For Virtual
Computer Systems pada hal 23 menyebutkan bahwa tipe-tipe dari VMM ada 2 yaitu:
· Type 1 berjalan pada fisik komputer yang
ada secara langsung. Pada jenis ini hypervisor/VMM benar-benar mengontrol
perangkat keras dari komputer host-nya. Termasuk mengontrol sistem
operasi-sistem operasi guest-nya. Contoh implementasi yang ada adalah KVM dan
OpenVZ. Adapun contoh yang lain seperti VMWare ESXi, Microsoft Hyper-V.
· Type 2 berjalan pada sistem operasi
diatasnya. Pada tipe ini sistem operasi guest berada diatas sistem operasi
host. Contoh tipe ini adalah VirtualBox.
DISTRIBUTED COMPUTATION DALAM CLOUD COMPUTING
Komputasi
Terdistribusi merupakan salah satu tujuan dari Cloud Computing, karena
menawarkan pengaksesan sumber daya secara parallel, para pengguna juga bisa
memanfaatkannya secara bersamaan (tidak harus menunggu dalam antrian untuk
mendapatkan pelayanan), terdiri dari banyak sistem sehingga jika salah satu
sistem crash, sistem lain tidak akan terpengaruh, dapat menghemat biaya
operasional karena tidak membutuhkan sumber daya (resourches).
Kegiatan
ini merupakan kumpulan beberapa computer yang terhubung untuk melakukan
pendistribusian, seperti mengirim dan menerima data serta melakukan interaksi
lain antar computer yang dimana membutuhkan sebuah jaringan agar computer satu
dan lainnya bisa saling berhubung dan melakukan interaksi. Hal ini semua
dilakukan dengan cloud computing yang seperti kita ketahui memberikan layanan
dimana informasinya disimpan di server secara permanen dan disimpan di computer
client secara temporary.
Distribusi
komputasi ini memiliki definisi mempelajari penggunaan terkoordinasi dari
computer secara fisik terpisah atau terdistribusi. Pada distributed computing
ini, program dipisah menjadi beberapa bagian yang dijalankan secara bersamaan
pada banyak computer yang terhubung melalui jaringan internet.
MAP REDUCE DAN NOSQL
Map
Reduce dan NoSQL (Not Only SQL) adalah sebuah pemogramaan framework guna untuk
membantu user mengembangankan sebuah data yang ukuran besar dapat terdistribusi
satu sama lain. Map-Reduce adalah salah satu konsep teknis yang sangat penting
di dalam teknologi cloud terutama karena dapat diterapkannya dalam
lingkungan distributed computing. Dengan demikian akan menjamin skalabilitas
aplikasi kita.
NoSQL
adalah istilah untuk menyatakan berbagai hal yang didalamnya termasuk database
sederhana yang berisikan key dan value seperti Memcache, ataupun
yang lebih canggih yaitu non-database
relational seperti MongoDB, Cassandra, CouchDB, dan yang
lainnya.
Wikipedia
menyatakan NoSQL adalah sistem menejemen database yang berbeda dari sistem
menejemen database relasional yang klasik dalam beberapa hal. NoSQL mungkin
tidak membutuhkan skema table dan umumnya menghindari operasi join dan
berkembang secara horisontal. Akademisi menyebut database seperti ini
sebagai structured storage, istilah yang didalamnya mencakup sistem menejemen
database relasional.
Database NoSQL, juga
disebut Not Only SQL, adalah sebuah pendekatan
untuk pengelolaan datadan desain database yang
berguna untuk set yang sangat besar data terdistribusi. NoSQL,
yang mencakup berbagai teknologi dan arsitektur, berusaha untuk
memecahkan masalah skala bilitas dan kinerja data
yang besar yang database relasional tidak dirancang untuk
menangani.NoSQL ini sangat berguna ketika perusahaan
perlu untuk mengakses dan menganalisis sejumlah besar
data terstruktur atau data yang disimpan dari jarak jauh
pada beberapa virtual server di awan.
Berlawanan
dengan kesalahpahaman yang disebabkan oleh namanya, NoSQL tidak melarangbahasa
query terstruktur (SQL) Meskipun benar bahwa beberapa sistem NoSQL sepenuhnya
non-relasional, yang lain hanya menghindari fungsi relasional dipilih seperti
skema tabel tetap dan bergabung dengan operasi. Sebagai contoh, daripada
menggunakan tabel, database NoSQL mungkin mengatur data menjadi objek, kunci /
nilai berpasangan atau tupel
Kesimpulan
Salah
satu contoh penerapan nyata map-reduce ini dalam suatu produk adalah yang
dilakukan Google. Dengan inspirasi dari functional programming map
dan reduce Google bisa menghasilkan filesystem distributed yang
sangat scalable, Google Big Table. Dan juga terinspirasi dari
Google, pada ranah open source terlihat percepatan pengembangan framework
lainnya yang juga bersifat terdistribusi dan menggunakan konsep yang sama,
project open source tersebut bernama Apache Hadoop.
NOSQL DATABASE
Nosql
adalah sebuah memcache dari bagian database sederhana yang berisi key dan
value. Database ini bersifat struktur storage dimana sistem databasenya yang
berbeda dengan sistem database relasional. Nosql tidak membutuhkan skema table
dan menghindari operasi join dan berkembang secara horizontal. Selain itu NoSQL
merupakan suatu bahasan yang jauh dari arti kata yang dibaca. Tidak berarti
tanpa sql query. Melainkan bagaimana suatu sql query digunakan seminimal
mungkin dalam suatu program database. Dengan memanfaatkan teknologi NoSQL ini,
diharapkan mampu mengurangi beban server. Selain itu, hal ini juga memudahkan
programmer dalam membuat suatu program dan proses pengembangannya. Penjelasan
lebih mengenai NoSQL database akan dijelaskan pada sub bab dibawah ini.
Database
NoSQL, juga disebut Not Only SQL, adalah sebuah pendekatan untuk pengelolaan
datadan desain database yang berguna untuk set yang sangat besar data
terdistribusi. NoSQL, yang mencakup berbagai teknologi dan arsitektur, berusaha
untuk memecahkan masalah skala bilitas dan kinerja data yang besar yang
database relasional tidak dirancang untuk menangani.NoSQL ini sangat berguna
ketika perusahaan perlu untuk mengakses dan menganalisis sejumlah besar data
terstruktur atau data yang disimpan dari jarak jauh pada beberapa virtual
server di awan.
Berlawanan
dengan kesalahpahaman yang disebabkan oleh namanya, NoSQL tidak melarangbahasa
query terstruktur (SQL) Meskipun benar bahwa beberapa sistem NoSQL sepenuhnya
non-relasional, yang lain hanya menghindari fungsi relasional dipilih seperti
skema tabel tetap dan bergabung dengan operasi. Sebagai contoh, daripada
menggunakan tabel, database NoSQL mungkin mengatur data menjadi objek, kunci /
nilai berpasangan atau tupel
Sumber :