Nama: Aldi Aprijal Pratama
Kelas : 3IA20
NPM :50414737
Desain Skenario
Skenario adalah urutan cerita yang disusun
oleh seseorang agar suatu peristiwa terjadi sesuai dengan yang
diinginkan. Kalau dasar untuk pembuatan film adalah skenario, maka dasar
untuk membuat game adalah design document atau lebih mudahnya disebut skenario
game. Skenario game adalah langkah awal dalam membuat sebuah game, dengan
skenario game dapat mempermudah kita menyelesaikan game yang akan kita buat.
Skenario game adalah sebuah cerita khusus yang melatarbelakangi kejadian – kejadian
dalam game. Kalau skenario menentukan interior dan eksterior, dekor,
pemain, dan studio, serta pembuatan trik, dalam desain dokumen ada ketentuan
program game, grafik, tokoh, animasi, suara, dan musik. Sampai di sini keduanya
masih paralel. Berbeda dengan skenario yang merupakan sekuens linier dari
adegan, turn around point, dialog, dan seterusnya; design documents adalah
gabungan dokumen yang mendiskripsikan secara kompleks semua segi game yang
direncanakan.
Script
Dalam pemrograman komputer, naskah adalah sebuah
program atau urutan instruksi yang ditafsirkan atau dilakukan dengan
program lain daripada oleh komputer prossesor. Skrip (script) adalah
semacam bahasa pemrograman dalam tingkat kesulitan yang lebih rendah, tanpa
aplikasi hasil kompilasi interpreter; skrip biasanya disisipkan ke dalam bahasa
pemrograman yang lebih kompleks dan hasil skrip digunakan oleh bahasa
pemrograman yang lebih kompleks itu.
Contohnya ialah penyisipan skrip assembly ke
dalam program Pascal untuk mengakses hardware pada level bahasa tingkat rendah.
Skrip merupakan kumpulan sintaks bahasa pemrograman yang siap untuk di-compileUntuk
mengetahui tentang script, disini ada sedikit rangkuman tentang script :
·
Script adalah bahasa yang digunakan untuk
menerjemahkan setiap perintah dalam situs yang pada saat di akses.
·
Jenis
script sangat menentukan statis, dinamis, atau interaktifnya sebuah situs
·
Semakin banyak script yang digunakan maka
akan terlihat semakin dinamis, dan interaktif serta terlihat lebih bagus.
·
Bahasa dasar yang di pakai setiap situs
adalah HTM
·
Macam-macam script,
PHP, ASP, JSP, Java Script, Java Applets, VBScript.
Storyboard
Storyboard adalah visualisasi ide dari aplikasi yang akan dibangun,
sehingga dapat memberikan gambaran dari aplikasi yang akan dihasilkan.
Storyboard dapat dikatakan juga visual script yang akan dijadikan
outline dari sebuah proyek, ditampilkan shot by shot yang biasa
disebut dengan istilah scene.
Storyboard sekarang lebih banyak digunakan untuk membuat kerangka pembuatan websites dan proyek media interaktif lainnya seperti iklan, film pendek, games, media pembelajaran interaktif ketika dalam tahap perancangan /desain.
Baru-baru ini istilah “Storyboard” telah digunakan dibidang pengembangan web, pengembangan perangkat lunak dan perancangan instruksi untuk mempresentasikan dan menjelaskan kejadian interaktif seperti suara dan gerakan biasanya pada antarmuka pengguna, halaman elektronik dan layar presentasi. Sebuah Storyboard media interaktif dapat digunakan dalam antarmuka grafik pengguna untuk rancangan rencana desain sebuah website atau proyek interaktif sebagaimana alat visual untuk perencanaan isi.
Sebaliknya, sebuah site map (peta) atau flow chart (diagram alur) dapat lebih bagus digunakan untuk merencanakan arsitektur informasi, navigasi, links, organisasi dan pengalaman pengguna, terutama urutan kejadian yang susah diramalkan atau pertukaran audiovisual kejadian menjadi kepentingan desain yang belum menyeluruh.
Salah satu keuntungan menggunakan Storyboard adalah dapat membuat pengguna untuk mengalami perubahan dalam alur cerita untuk memicu reaksi atau ketertarikan yang lebih dalam. Kilas balik, secara cepat menjadi hasil dari pengaturan Storyboard secara kronologis untuk membangun rasa penasaran dan ketertarikan.
Seorang pembuat Storyboard harus mampu menceritakan sebuah cerita yang bagus. Untuk mencapainya, mereka harus mengetahui berbagai film, dengan pengertian tampilan yang bagus, komposisi, gambaran berurut dan editing. Mereka harus mampu untuk bekerja secara sendiri atau dalam sebuah bagian tiam. Mereka harus mampu menerima arahan dan juga bersiap membuat perubahan terhadap hasil kerja mereka.
Untuk proyek tertentu, pembuat Storyboard memerlukan ketrampilan menggambar yang bagus dan kemampuan beradaptasi terhadap gaya yang bermacam. Mereka harus mampu untuk mengikuti desain yang telah dikeluarkan dan menghasilkan kerja konsisten, yang digambar pada model.
Storyboard sekarang lebih banyak digunakan untuk membuat kerangka pembuatan websites dan proyek media interaktif lainnya seperti iklan, film pendek, games, media pembelajaran interaktif ketika dalam tahap perancangan /desain.
Baru-baru ini istilah “Storyboard” telah digunakan dibidang pengembangan web, pengembangan perangkat lunak dan perancangan instruksi untuk mempresentasikan dan menjelaskan kejadian interaktif seperti suara dan gerakan biasanya pada antarmuka pengguna, halaman elektronik dan layar presentasi. Sebuah Storyboard media interaktif dapat digunakan dalam antarmuka grafik pengguna untuk rancangan rencana desain sebuah website atau proyek interaktif sebagaimana alat visual untuk perencanaan isi.
Sebaliknya, sebuah site map (peta) atau flow chart (diagram alur) dapat lebih bagus digunakan untuk merencanakan arsitektur informasi, navigasi, links, organisasi dan pengalaman pengguna, terutama urutan kejadian yang susah diramalkan atau pertukaran audiovisual kejadian menjadi kepentingan desain yang belum menyeluruh.
Salah satu keuntungan menggunakan Storyboard adalah dapat membuat pengguna untuk mengalami perubahan dalam alur cerita untuk memicu reaksi atau ketertarikan yang lebih dalam. Kilas balik, secara cepat menjadi hasil dari pengaturan Storyboard secara kronologis untuk membangun rasa penasaran dan ketertarikan.
Seorang pembuat Storyboard harus mampu menceritakan sebuah cerita yang bagus. Untuk mencapainya, mereka harus mengetahui berbagai film, dengan pengertian tampilan yang bagus, komposisi, gambaran berurut dan editing. Mereka harus mampu untuk bekerja secara sendiri atau dalam sebuah bagian tiam. Mereka harus mampu menerima arahan dan juga bersiap membuat perubahan terhadap hasil kerja mereka.
Untuk proyek tertentu, pembuat Storyboard memerlukan ketrampilan menggambar yang bagus dan kemampuan beradaptasi terhadap gaya yang bermacam. Mereka harus mampu untuk mengikuti desain yang telah dikeluarkan dan menghasilkan kerja konsisten, yang digambar pada model.
·
Storyboard pada Game
Storyboard pada Game sedikit berbeda dari storyboard animasi, dimana
pada storyboard game terdapat goal / mission yang akan dibuat pada
game itu sendiri. Kemudian storyboard pada game menjelakaskan tentang alur
permaianan itu sendiri seperti apa tergantung dari jenis game. misalkan
game ber-genre arcade tidak memiliki alur cerita namun game terebut
menitik beratkan pada perolehan point. Jadi storyboard yang dibuat yaitu
bagaimana pemain mendapat nilai / point setinggi mungkin.
·
Storyboard pada Aminasi
Storyboard pada animasi ialah untuk menjelaskan tentang alur narasi
dari sebuah cerita, atau storyboard pada animasi sebagai acuan agar
animator dalam membuat animasi tidak melenceng dari yang dibuat pada
storyboard. Sebenarnya fungsi dari storyboard itu sama, namun yang berbeda
hanya media yang diperuntukkan dari storyboard itu sendiri, contoh storyboard
pada game atau storyboard pada iklan.
Sumber:
http://vanillabluse.blogspot.co.id/2016/03/penjelasan-tentang-desain-skenario.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar